DPRD Paniai: Melianus N Yatipai : Penangkapan mahasiswa papua di mana mana adalah hal tidak wajar yang di lakukan oleh TNI &POLRI -->

Atas Google AdSense

Baru GA

GA

Google AdSense

JP banner


DPRD Paniai: Melianus N Yatipai : Penangkapan mahasiswa papua di mana mana adalah hal tidak wajar yang di lakukan oleh TNI &POLRI

ADMIN
16 July 2021, Friday, July 16, 2021 WIB Last Updated 2021-07-15T15:50:56Z
JP

Ilustasi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah paniai ( Melianus  Yatipi.S.H) di Ruang Kerja Gedung Kantor DPRD Kabupaten Paniai / foto dock/ M.G.


Paniai = Jalapapua.com Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD) Paniai Melianus ,N ,Yatipai S.H
(Fraksi Garuda  DPRD Paniai) Menangapi tentang Penangkapan Mahasiswa Mahasiswi Papua Di Kota Studi Jayapura Dan Seluruh Kota Studi Di Seluruh Tanah Air secara tidak manusiawi. Kata dia di ruang kerja kepada awak media jalapapua.com

Katanya Penangkapan Mahasiswa/Mahasiswi Papua , hal itu tidak benar yang di lakukan oleh pihak TNI & POLRI. lanjut dia

Ia Menyatakan bahwa Seketika Mereka Persiapan Menyampaikan Pendapat Kebagai Kemanuaan Tentang Penolakan Otsus Jilid Ii (Kedua) Yang Di Tawarkan Oleh Petinggi-Petinggi Negara, jangan pihak TNI dan POLRI di hadang. Kata melianus

Meli menilai bahwa memang pengesahan RUU Otonomi tidak pernah mendengar aspirasi rakyat papua sebebar nya Dan hal ini Elit Elit Politik Papua Yang Sedang Memanfaatkan Kepentingan Peribadi Tanpa Pandang Kondisi Realita Lapangan Tentang Penerapan Otonomi Jilit I (Satu). Lanjut yatipai

Yatipai , Dengan Melihat Realisasi Otsus Jilid Satu Terhadap Realisasinya Tidak Betul Betul Memadai Pada Rakyat Papua ,Sehingga Mahasiswa /Mahasiswi Papua Kota Studi Jayapura Dan Seluruh Kota Studi Yang Telah Menyikapi Pada Tanggal 14 Juli 2021 Adalah Hal Yang Wajar Dan Hak Mereka Untuk Menyikapai. jelas yatipai

Sebab Mahasiswa Adalah Ujung Tompak /Lembaga Indefenden Yang Musti Membelah diri ,Membelah Wilaya ,Suku Serta Membelah Hak  Gunah Mengantisipasi Terwujudnya Hal-Hal Yang Tidak Di Inginkan Oleh Rakyat Papua. Ujar meli

Meli = Pengalaman Adalah Guru Yang Terbaik ,Oleh Karena Itu ;Mahasiswa Papua Dan Seluruh Elemen-Elemen ,Komponen-Komponen Telah Merasakan Terhadap Otsus Jilid I (Satu) Adalah  Kehadiran Keonaran Di Papua  Karena Di Dalam Itu Banyak Hal Yang Terjadi Diskriminatif  Dan Genosida Terhadap Realisasi Otsus Jilid I (Satu) Uu Nomo:21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Kusus Bagi Papua . Menurutnya 

Penawaran Sesuai Keinginan Rakyat Papua Melalui Gubernur Papua Dorong Otsus Jilid Il (Dua)Di Lampiri Dengan Draf Materi Sesuai Dengan Harapan Harapan Orang Asli Papua ,Kenapa Pemerintah Pusat Tolak Mentah Mentah  Tahapan Ijid Materi ,Akhirnya Mulai Dari Tahun 2018-2021 Pemerintah Pusat Mendesak Dan Menawarkan Secara Paksa Kepda Rakyat Papua ,Tanpa Pandang Hak Asasi Orang Asli Papua .

Dengan Hal Itu Terbukti Pemerintah Pusat Bener-Benar Melangkai Uu Nomor:39 Tahun 1999 Tentang Hak Asasi Manusia Yang Berlaku Di Regional,Nasional Juga Internasional .

Pasal 1 Ayat I  Alinea Pertama

Hak Asasi Manusia Adalah Seperangkat Hak Yang Melekat Padahakkat Dan Keberadaan Manusia Sebagai Makluk Tuhan Yang Maha Esa Dan Merupakan Anugerahnya Yang Wajib Dihormati,Di Jujung Tinggi Dan Di Lindungi Oleh Negara Hokum ,Pemerintah,Dan Setiap Orang Demi Kehormatan Serta Perlindungan Harkat Dan Martabat Manusia

Pasal  2.Negara Republic Indonesia Mengakui Dan Menjujung Tinggi Hak Asasi Manusia Sebagai Hak Yang Secara Kodrati Melekat Pada Dan Tidak Terpisahkan Dari Manusia Yang Harus Dilindunggi ,Dihormati,Dan Ditegahkan Demi Peringatan Martabat Kemanusiaan ,Kesejatraan ,Kebahagiaan ,Dan Kecerdasan Serta  Keadilan. Jelasnya

Pasal :3 Ayat 1,2,Dan 3 Seterusnya . Lanjud Melianus N Y 

Undang -Undang Nomor:21 Tahun 2001 Tentang Otonomi Khusus Bagi Papua Adalah 

A. Pengembalian Harga Diri Orang Asli Papua

B.Pengembalian Kewenagan Pelaksanaan Tata Pemerintahan Berasaskan Uu No 21 Tahun 2001 Tentang Otsus Sesuai Dengan Harkat Dan Martabat Serta Sesuai Dengan Keinginan  Orang Asli Papua 

Namun Negara  Tidak Hargai Aturan Yang Sendiri Dikeluarkan Dengan Kesegajaan ,Tetapi Seolah -Olah Tdak Di Tegahkan .

Meskipun Dasar Otsus Adalah Pengembalian Kewenangan Nayata-Nyata Yang Terwiujud Dalam Otsus Jilid I Hanya Majelis Rakyat Papua (Mrp) Yang Lain Di Batasi Oleh Negara .

Pertanyaan Saya 

Mengapa ?? Dibalik Pemberian Kewenangan Ada Sewenan –Wenannya ??

Dengan Memanfaatkan Asas Diskriminatif Dan Genosida Besar –Besaran ,Oleh Karena Itu ,Hari Ini; Orang Asli Papua Bukan Mintah Otsus Jilid Ii(Dua) Tapi Orang Asli Papua Mintah Di Hargai Sebagai Manusia Yang Bermartabat  Dan Orang Asli Papua Mintah Meloloskan Sejara Kemerdekan Papua Barat. Tutup dia

Katanya = Dengan Tegas Dan Terkendali Segera Mengeluarkan Mahasiswa/Mahasiswi Papua Yang Terjadi Penangkapan Pada Tanggal 14 Juli 2021 Seketika Menyikapi Penolakan Otsus Jilid Ii (Dua) . 

    * Ujarnya#

Pewarta : M Gobay
Redaksi  : admin ( M.G)



Komentar

Tampilkan

No comments:

Post a Comment

Silahkan komentar!

Terkini

(GA)

+
?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");
https://jala-papua-news-default-rtdb.firebaseio.com/