Mahasiswa intan Jaya di Jayapura, sejutu banget;HARIS AZHAR sebagai Direktur eksekutif lokataru dan koordinator kontras FATIA MAULIDIYANTI;berikut statemen nya... -->

Atas Google AdSense

Baru GA

GA

Google AdSense

JP banner


Mahasiswa intan Jaya di Jayapura, sejutu banget;HARIS AZHAR sebagai Direktur eksekutif lokataru dan koordinator kontras FATIA MAULIDIYANTI;berikut statemen nya...

ADMIN
26 October 2021, Tuesday, October 26, 2021 WIB Last Updated 2021-10-25T15:18:45Z
JP
Keterangan photo suasana membacakan pernyataan sikap mahasiswa Jayapura asal intan jaya Papua oleh doc/(feri mujizau) jp



JAYAPURA-jalapapua.com,berita-lapisan komunitas mahasiswa independen Jayapura somatua intan jaya selanjutnya di singkat (KMIJSI) di Jayapura dalam hal ini menilai dan memutuskan dalam rangka penempatan secara profesional  bahwasanya HARIS AZHAR menempati sebagai direktur eksekutif dan FATIA MAULIDIYANTI sebagai koordinator kontras, Jayapura, (25/10/21) 



(Marion Bagubau)selaku sekertaris, mengatakan,pasalnya; Kami komisi somatua dan masyarakat intan jaya pada umumnya, meminta segerah hentikan somasi dan stop diskriminasi aktivis Ham Papua dan Indonesia hal itu telah menyatakan di dalam ruang terbuka asrama intan jaya, waena Expo jayapura Senin, (25/10) 



Dibawah ini adalah pernyataan sikap(statement) yang telah dibacakan  oleh Sekertaris Komisi Somatua.(Marion Bagubau) sebagai berikut:

PERTAMA: Kami komisi somatua dan masyarakat intan jaya mendukung penuh Haris Azhar, direktur eksekutif lokataru dan koordinator kontras fatia maulidiyanti;

KEDUA: kami komisi somatua masyarakat intan jaya mendukung penuh riset yang dikeluarkan oleh kontras ,wahli,JATAM,yibhi, tentang rencana eksploitasi tambang blok B wabu diintan jaya, Papua;


KETIGA: kami komisi somatua dan masyarakat intan jaya meminta untuk segerah mencabut surat somasi yang dikirim pada tanggal 2 Agustus dan 26 Agustus 2021 oleh juniver Girsang kuasa Hukum menteri koordinator bidang kemartiman dan univestasi jenderal TNI Luhut Binsar Pandjaitan;


KEEMPAT: kami menolak apa yang disampaikan Luhut Binsar Pandjaitan seperti dilansir media KOMPAS,ketiga menangkan perdata dengan tuntutan mencemaran nama baik dengan nilai uang 100 milyar yang akan disumbangkan untuk orang Papua merupakan bentuk penghinaan dan


KELIMA: negara stop diskriminasi aktivis Ham Papua dan Indonesia. 


Dengan demikian pernyataan sikap diatas ini sangat penting bagi kami komisi somatua dan masyarakat intan jaya maka dengan itu kami sangat mendukung kepada aktivis Ham Papua dan Indonesia (Haris Azhar). "Tutupnya'.




Reporter : Ger son nawipa

Editor      : Hans p Gobai

Komentar

Tampilkan

No comments:

Post a Comment

Silahkan komentar!

Terkini

(GA)

+
?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");
https://jala-papua-news-default-rtdb.firebaseio.com/