Ribuan Warga Mengungsi, Panglima Tertinggi TPN-PB/OPM,DEMIANUS YOGI; Seruhkan Presiden Jokowi Dodo;Hentikan Operasi Militer Di intan Jaya. -->

Atas Google AdSense

Baru GA

GA

Google AdSense

JP banner


Ribuan Warga Mengungsi, Panglima Tertinggi TPN-PB/OPM,DEMIANUS YOGI; Seruhkan Presiden Jokowi Dodo;Hentikan Operasi Militer Di intan Jaya.

ADMIN
02 November 2021, Tuesday, November 02, 2021 WIB Last Updated 2021-11-02T13:01:56Z
JP
Foto: Panglima Tertinggi TPN-PB/OPM DEMIANUS YOGI dan para laskar TPN-PB di depan Mabes totiyo(jp) 



PANIAI-JALAPAPUA.COM-BERITA, Panglima Tertinggi Tentara Pembebasan nasional Papua Barat/organisasi Papua Merdeka (TPN-PB/OPM) kembali  meminta kepada pemerintah negara Republik Indonesia (RI) segera dapat  menghentikan operasi militer Dengan penembahkan sembarangan warga masyarakat Orang Asli Papua  lebih khusus di intan Jaya. Selasa,(02/11/2021) 



Tujuan operasi militer Besar besaran yang Terjadi di intan Jaya papua adalah  untuk kepentingan operasi perusahaan BLOK WABU  di intan Jaya Papua,Hal itu diungkapkan terkait kondisi di beberapa daerah yang makin mengkhawatirkan.




Sementara kami mendata, sebanyak 1.955 warga dari dua kampung di Sugapa, Kabupaten Intan Jaya mengungsi ke gereja Katolik dan beberapa rumah penduduk, Mereka mengungsi setelah terjadi baku tembak antara TPN-PB/OPM dengan  TNI POLRI.




DEMIANUS R. R. MAGAI YOGI Saya selaku Panglima Tertinggi TPN-PB/OPM menyampaikan bahwa "surat perintah perang girilya Berlaku pada keputusan dari toko pejuang pendahulu dari tahun 1973 sampai kini masih eksis"Tegasnya.




"Selanjutnya, waktu dekat sikap Panglima Tertinggi DEMIANUS MAGAI YOGI akan dikeluarkan Perang Operasi Total ( PO) untuk Sorong sampai Merauke maka semua pihak baik HAM, aktivis Papua maupun jurnalis internasional ambil bagian pemantauan  mediasi di seluruh tanah West Papua"harap nya, 




"Pejabat Petinggi perang Indonesia hingga saat ini, kata Yogi sudah empat kali pemerintah mengeluarkan perintah operasi militer di Papua. Tapi kenyataannya penembakan warga sipil biasa papua yang tertembak seperti Pdt Yermias, anak kecil dua pada tanggal,26/10/2021 dan itu kegagalan tugas pengaman, mengayomi masyarakat Indonesia akibat timbul kepentingan pertambangan PT BLOK WABU"jelas Panglima. 



Jenderal Petinggi negara Indonesia maka segera tarik militer Indonesia dari Kabupaten Intan Jaya kalau apabila tidak tarik militer Indonesia dan operasi terus maka daerah yang masih aman saya perintahkan untuk perang  lagi, kata Yogi.Tutup,(Redaksi) 


Komentar

Tampilkan

No comments:

Post a Comment

Silahkan komentar!

Terkini

(GA)

+
?orderby=published&alt=json-in-script&callback=labelthumbs\"><\/script>");
https://jala-papua-news-default-rtdb.firebaseio.com/